Buku ini mengisahkan petualangan dua sahabat dalam menjelajahi dunia suku Dayak, menyingkap misteri di balik patung-patung kuno, dan menghadapi berbagai tantangan seru. Dikemas dalam 14 bab, cerita ini mengajarkan nilai persahabatan, kerjasama, dan penghargaan terhadap keragaman budaya Indonesia, sekaligus mengajak pembaca jenjang SMP untuk menikmati pengalaman penuh misteri dan pembelajaran bu…
Buku ini menceritakan pengalaman pertama Tiwi menjaga itik dalam jumlah banyak, mengangkat tema tanggung jawab, keberanian, dan pembelajaran melalui pengalaman langsung.
Nah, pernahkah kamu mengkhayal menjadi tokoh dari cerita yang sedang kamu baca? Coba deh, sekali-sekali melakukannya. Aktivitas membaca pun jadi lebih seru. Bagaimana rasanya sampai tersedot masuk kedalam buku cerita? Kamu bisa ikut merasa gembira, sedih, atau juga tegang seperti Aletta. Aletta mengalaminya. la terjebak di dalam buku yang menyeramkan. Monster di mana-mana. Semua mengejar Alet…
Rumah Azka didatangi banyak orang. Azka kesal karena ia harus berbagi baju, juga meminjamkan selimut dan bantal kesayangan. Akan tetapi, saat melihat Sastidan keluarganya yang menderita, Azka tidak tega. Ia ingin melakukan lebih banyak untuk membantu korban banjir itu.
Jayanti akan berkunjung ke rumah Paman Gesang, Bibi Teti, dan Jola. Bibi Teti adalah seorang suku Sawu asli. Mereka tinggal di Nusa Tenggara Timur. Awalnya, Jayanti tidak sabar untuk pergi ke sana. Semuanya berubah saat Jayanti mengetahui bahwa suku Sawu memiliki cara bersalaman yang unik dan berbeda, yakni dengan saling menempelkan sebagai tanda penghormatan dan persaudaraan. Jayanti jadi cema…
Fita menemukan sebuah pita sebuah pita cantik. Milik siapa ya? Kalo tidak ada pemiliknya buat Fita saja. Tapi bukankah tak boleh main ambil begitu saja? Awalnya terasa berat buat Fita, tetapi dengan kejujuran masalah jadi ringan. Masalah apa yang dihadapi dan bagaimana menyelesaikannya?
Ragil diminta guru kelasnya untuk ikut pentas saat perpisahan, tentu saja bersama teman-teman kelasnya. Namun, Ragil merasa keberatan, begitu juga dengan Dimas, teman Ragil. Mereka beranggapan tidak ada yang bisa dipentaskan. Apalagi, kakak-kakak kelas mereka pentasnya bakal keren. Ragil dan teman-temannya jadi minder. Mereka tidak ingin hanya akan diperolok saat pentas. Saat Ragil dan teman-t…
Mengisahkan petualangan Kenzo ke Pulau Muna, Sulawesi Tenggara. Bersama ayah dan kawan barunya, Kenzo pun diajak mengenal tradisi membuat layang-layang berbahan daun ubi hutan hingga berkunjung ke gua yang menyimpan sejarah layang-layang tertua di dunia.
Kerajaan Saratoja akan membuat jamuan makan istimewa untuk seluruh rakyat. Pangeran Tora akan diangkat menjadi kepala dapur istana. Pangeran Tora sangat pintar memasak, tetapi ketika menyajikan makanan, ia selalu ceroboh dan terburu-buru. Bagaimana Ratu Saratoja menyiasati hal tersebut? Akankah jamuan makan istimewa berhasil dengan baik?
Suatu hari, perut Hilo sangat lapar. Ia ingin membeli bakso, tetapi tak punya uang. Pak Banteng si penjual bakso memanggil Hilo. Ia ingin ke kamar mandi. Ia meminta Hilo menggantikannya melayani pembeli. Akan tetapi, untuk melayani pembeli di saat lapar ternyata sangat berat. Pentol-pentol bakso di mangkuk terlihat sangat lezat.Hilo berniat memakan satu pentol saja. Ia yakin tak akan ada yang m…
Mato si pohon matoa tiap hari bersedih. la merasa kesepian dan ingin sekali seperti Cesi si cenderawasih yang bisa terbang sesuka hati. Hingga suatu hari, datanglah anak-anak Suku Dani. Mereka membawa bulatan besar dan menempelkannya ke tubuh Mato. Mato tidak menyukai bulatan itu. Lama-lama, bulatan itu membesar dan membuat semut-semut berdatangan. Mato panik dan menangis sejadi-jadinya. Tak di…
Siapa yang bisa membantu Ibu? Semua bisa. Eh, iya. Perkenalkan. Ada Maisan yang selalu merasa bisa membantu ibunya. Saat itu, Ibu sedang sakit. Maisan mengambilkan air minum, dan memasak beras lho. Kamu sudah bisa masak beras, kan? Kalau belum bisa, yo kita simak. Maisan masak beras memakai magic com. Kalau kamu belum biasa, minta temani sama Bunda, ya ... Selamat mencoba. Kita semua bisa memb…
Momo, kerbau kesayangan Gilang, sakit. Gilang ingin membelikan rumput terbaik agar Momo lekas sembuh. Akan tetapi, bagaimana caranya? Gilang mendapat ide ketika melihat keju dangke buatan Ibu. Di buku ini, pembaca mendapat kisah dengan berlatar belakang makanan tradisional serta aktivitas ekonomi kreatif sederhana yang dekat dengan dunia anak-anak. Indonesia kaya akan kuliner tradisional yang t…
Keberadaan buku bacaan ini diharapkan dapat membantu anak didik agar memiliki kemampuan minat baca yang tinggi. Anak didik diharapkan bukan hanya memiliki kemampuan memahami informasi secara tertulis, tetapi juga kemampuan dalam memahami nilai-nilai budaya bangsa Indonesia. Terutama budaya dari wilayah ufuk timur Nusantara, yaitu budaya Papua. Cerita ini mengusung tema benda, hewan, dan tanaman…
Didi, Syifa dan Ipung terpilih dalam satu kelompok tugas mendongeng. Mereka ingin menampilkan dongeng dengan tokoh pewayangan. Mereka pun berdiskusi untuk membuat wayangnya. Sebagian bahannya dari sisa kartun manila punya ayah Didi. Sisanya harus dibeli. Didi mendapat tanggung jawab untuk berbelanja. Ternyata, Didi pintar menawar. Uang urunan ada sisanya. Didi galau melihat uang kembalian itu. …
Hai teman-teman, tahukah kalian apa itu transmigrasi? Ya, perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain. Transmigrasi bisa dilakukan oleh siapa saja. Tentu saja ada syarat-syaratnya. Orang-orang di pemukiman transmigrasi berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka akan bertemu dengan tetangga dan suasana baru juga bertemu kebiasaan yang berbeda, agama yang berbeda, juga adat yang b…
Gogor terlahir dengan bibir sumbing sehingga tidak bisa berkata-kata dengan jelas. Meski begitu, tidak ada yang mempermasalahkan keadaannya. Hingga pada suatu hari, Gogor bersedih. Semua itu bermula ketika ada tugas menyanyi di sekolah. Bagaimana bisa bernyanyi? Untuk berkata-kata saja, Gogor sulit. Apalagi, Gogor menyadari sesuatu setiap kali ia mengeluarkan suara. Ada yang berdengung di telin…
Seekor kucing liar datang ke rumah Mimi dan berteman dengan si Putih, kucing Mimi. Mimi ingin memeliharanya. Ibu Mimi melarang sebab kita tidak boleh mengambil sesuatu yang bukan milik kita. Lagi pula, kucing itu nampaknya belum sepintar si Putih. Bagaimana jika kucing itu justru membuat kekacauan di rumah? Akan tetapi, Mimi tetap ingin memeliharanya. Jadi, bagaimana ini?
Kisah ini berawal dari keresahan daun mangga. Saat teman-temannya sudah berguguran, ia masih mencoba bertahan. Ia tidak ingin hidupnya berakhir sia-sia, hanya teronggok di bawah pohon. Ketika akhirnya angin di akhir musim kemarau meniupnya, daun terdampar di sebuah kebun. Daun mangga bertemu dengan kodok yang kemudian ditolongnya. Lalu, daun mangga terjatuh ke Sungai bersama seekor ulat. Petual…
Membangun perilaku positif dimulai dari mengenali diri sendiri. Hadir dalam panel komik dengan kisah sehari-hari yang ringan dan segar untuk generasi muda usia 12-25 tahun, buku ini bisa menjadi bacaan praktis sekaligus panduan bagi kaum muda untuk memperkuat karakter diri agar mampu bersikap dan bertindak positif tanpa takut tampil berbeda di tengah-tengah masyarakat.