Komik Rampai menyajikan kisah seru dan kocak tentang Yami, Sinta, Rio, dan Aji yang penuh akal dan aktif dalam keseharian mereka. Dengan jurus-jurus unik, mereka berusaha tampil keren, bugar, sekaligus menghibur pembaca.
Komik Rampai menyajikan kisah seru dan kocak tentang Yami, Sinta, Rio, dan Aji yang penuh akal dan aktif dalam keseharian mereka. Dengan jurus-jurus unik, mereka berusaha tampil keren, bugar, sekaligus menghibur pembaca.
Buku ini menceritakan Pingka yang tidak suka menunggu, padahal dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang mengharuskan menunggu. Cerita ini mengajarkan pembaca tentang pentingnya kesabaran dan bagaimana memanfaatkan waktu menunggu dengan hal-hal yang menyenangkan agar tidak terasa membosankan.
Buku ini menceritakan siklus kehidupan buah kelapa, mulai dari jatuh, terbawa air, tumbuh menjadi pohon baru, hingga dimanfaatkan manusia dan semut, mengajarkan pembaca tentang alam, pertumbuhan, dan keterkaitan makhluk hidup
Buku ini menceritakan kisah penduduk wilayah Tengger yang menghadapi bencana gempa dan kekeringan, serta upaya seorang Pendeta sakti untuk mengatasi kesulitan tersebut. Cerita mengangkat tema kepahlawanan, ketekunan, dan upaya manusia menghadapi bencana alam.
Buku ini memperkenalkan Pila dan Poja, dua tokoh yang menghadirkan kebahagiaan dan kehangatan bagi pembaca. Cerita ini mengajak anak-anak untuk mengikuti kisah mereka, merasakan cinta, keceriaan, dan kehangatan yang dapat memupuk empati serta perasaan positif sejak dini.
Buku ini mengajak anak-anak menemukan petualangan seru yang sarat pelajaran hidup. Dengan cerita menarik dan ilustrasi yang indah, buku ini mendorong rasa ingin tahu, imajinasi, serta kebiasaan membaca bersama orang tua dan teman-teman.
Buku ini menceritakan petualangan Reu dan Missael mengikuti acara buka sasi laut di Kepulauan Raja Ampat, sambil mengeksplorasi biota laut yang dilindungi oleh aturan adat setempat, dan mengajak pembaca menikmati keindahan alam bawah laut
Buku ini menceritakan pengalaman Aura membuat video kegiatan sehari-hari di rumah Bik Nurul di pinggir Sungai Musi, mengenal Ali, dan belajar cara melakukan aktivitas rumah, sekaligus menghadapi tantangan dan keseruan selama proses pembuatan video.
Buku ini menceritakan persahabatan antara Selem dan Nimi, dengan fokus pada keberanian, tolong-menolong, dan hubungan hangat antara teman. Cerita mengangkat tema persahabatan, tanggung jawab, dan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Buku ini mengisahkan pengalaman pertama Maria mengikuti tradisi pangkur sagu di Kampung Senegi, Merauke. Melalui kisah gotong royong, persahabatan, dan keceriaan, anak-anak diajak mengenal proses pembuatan sagu serta pentingnya menjaga kebersamaan dalam budaya masyarakat Marind.
Buku ini menceritakan Harsa yang ingin mengenakan pakaian adat berbeda di sekolah dan mencari referensi melalui aplikasi Nusantara di Tanganmu, mengangkat tema kreativitas, keunikan budaya, dan penggunaan teknologi untuk belajar.
Buku ini menceritakan kisah kancing baju yang lepas dan tersesat di tempat asing. Kancing itu merasa kesepian dan berharap ditemukan kembali. Cerita ini mengajak pembaca memahami pentingnya perhatian terhadap hal-hal kecil di sekitar kita sambil mengikuti petualangan kancing yang lucu dan menggemaskan.
Buku ini menceritakan Meong Palo yang berusaha melarikan diri dari Mello, tetapi akhirnya menyadari bahwa penilaiannya terhadap Mello keliru. Cerita mengangkat tema kebebasan, kepercayaan, dan kesalahpahaman.
Buku ini mengenalkan berbagai kuliner Nusantara, mengajak pembaca mengeksplorasi makanan khas Indonesia seperti lemper dan lalampa, sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu tentang kekayaan kuliner lokal.
Buku ini menceritakan Andini yang mencoba menjual labu kukus buatan nenek ke sekolah, namun tidak ada anak yang membelinya. Cerita mengangkat tema usaha, kreativitas, dan tantangan dalam menjual produk meski memiliki kualitas baik.
Buku ini menceritakan Lala yang menonton pertunjukan seni dan tertarik pada suara alat musik yang dimainkan anak-anak seusianya. Cerita mengangkat tema ketertarikan pada seni, rasa ingin tahu, dan keinginan belajar hal baru.
Buku ini menceritakan pengalaman Banu dan teman-teman saat menghadapi banjir rob, sekaligus mengenalkan permainan seru yang mereka temukan di tengah kondisi tersebut. Cerita ini mengajak pembaca belajar menghadapi tantangan lingkungan sambil tetap bersenang-senang.
Buku ini menceritakan Angga yang harus melakukan sesuatu yang tidak disukainya sehingga membuatnya tidak bahagia, sambil memendam perasaannya hingga suatu titik perubahan. Cerita mengangkat tema perasaan, ketekunan, dan cara menghadapi tantangan pribadi.
Buku ini menceritakan persahabatan seekor burung pecuk ular dan seekor ikan sembilang yang hidup berdampingan dengan masyarakat di Kampung Sungai Burung. Cerita mengangkat tema persahabatan, interaksi antara manusia dan hewan, serta kehidupan di kampung yang unik.