Gogor terlahir dengan bibir sumbing sehingga tidak bisa berkata-kata dengan jelas. Meski begitu, tidak ada yang mempermasalahkan keadaannya. Hingga pada suatu hari, Gogor bersedih. Semua itu bermula ketika ada tugas menyanyi di sekolah. Bagaimana bisa bernyanyi? Untuk berkata-kata saja, Gogor sulit. Apalagi, Gogor menyadari sesuatu setiap kali ia mengeluarkan suara. Ada yang berdengung di telin…