Buku “Rahman dan Rabab” memuat tiga cerita rakyat dari Sumatra Barat yang berjudul Rahman dan Rabab, Kacamata untuk Nenek, dan Wasiat Ama. Melalui kisah-kisah ini, pembaca diajak mengenal nilai-nilai budaya dan karakter bangsa Indonesia dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.
Buku Petualangan Saat Terlelap menceritakan perjalanan mimpi kakak beradik, Alin dan Aryo yang tiap paginya terbangun di Desa Buluh Cina, Kabupaten Kampar, Riau. Mereka belajar banyak hal mengenai pelestarian lingkungan, budaya, karakter, kesederhanaan, dan yang terpenting budi pekerti melalui petualangan yang dijumpai di desa yang mereka kunjungi. Perjalanan Alin dan Aryo dalam cerita ini akan…
Cerita Naga Emas Danau Ranau ini dikembangkan dari cerita rakyat yang berkembang di sekitar Danau Ranau Lampung Barat. Sebagian wilayah Danau Ranau juga termasuk wilayah Sumatera Selatan. Selain naga emas, di sekitar Danau Ranau juga berkembang kisah Kelekup Gangsa. Naga Emas Danau Ranau bercerita tentang naga besar bersisik emas yang menjaga Danau Ranau. Naga ini akan muncul ke permukaan danau…
Cerita Ansuang Bakeng populer sebagai cerita rakyat yang mengisahkan terjadinya Gunung Awu di Sangihe, Sulawesi Utara. Terdapat beberapa versi cerita, baik penamaan tokoh maupun alur cerita, dalam masyarakat Sangihe sehingga penulis harus memilih salah satu versi untuk diceritakan kembali.
Buku ini menceritakan Raja Kerajaan Saloka yang memiliki ide tak biasa untuk mengatasi kekeringan, dengan bantuan tiga pemusik jalanan, Bayu, Cahya, dan Surya, sehingga lahirlah keajaiban tak terduga. Cerita mengangkat tema kreativitas, kerja sama, dan dampak positif dari ide yang unik.
Buku Liburan Bersama Kambing berisi 21 puisi yang saling berhubungan, menceritakan pengalaman seorang anak menggembalakan dua ekor kambing di pinggir sungai selama liburan sekolah. Cerita puisi ini menghadirkan momen menyenangkan, mengharukan, dan tak terduga, serta menutup dengan pengalaman paling berkesan yang dibagikan anak tersebut kepada teman-temannya saat hari pertama sekolah.
Buku ini menceritakan Gendis yang bertekad membuat buku skrap tentang Mbah Met dengan mengumpulkan informasi sepanjang hari. Cerita menyoroti rasa ingin tahu, ketekunan, dan upaya memahami orang yang dianggap istimewa.
Buku ini mengajak pembaca menjelajahi dunia serangga yang penuh keajaiban, dengan cerita dan ilustrasi menarik yang memperkenalkan kehidupan mereka di lingkungan sekitar kita.
Buku komik ini menceritakan Eka dan teman-temannya dalam kegiatan sehari-hari yang mengajarkan pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Menceritakan perjalanan mimpi kakak beradik, Alin dan Aryo yang tiap paginya terbangun di Desa Buluh Cina, Kabupaten Kampar, Riau. Mereka belajar banyak hal mengenai pelestarian lingkungan, budaya, karakter, kesederhanaan, dan yang terpenting budi pekerti melalui petualangan yang dijumpai di desa yang mereka kunjungi. Perjalanan Alin dan Aryo dalam cerita ini akan dibagi menjadi enam bagian. Ti…
Buku ini terinspirasi dari kebiasaan penulis yang selalu memperhatikan jalan serta benda-benda yang ada di sekelilingnya. Semoga dengan memiliki pengetahuan tentang jalan, kita semua bisa merawat dan menggunakan jalan sesuai dengan jenisnya masing-masing
Sebuah keluarga nelayan sederhana memiliki seorang anak laki-laki bernama Cakra yang menyayangi lingkungan alam sekitarnya. Seri pertama ini adalah awal petualangannya untuk melindungi dan melestarikan alam bersama kawan-kawannya.
Seri ini berkisah tentang Cakra yang mempersiapkan masyarakat desanya menghadapi gelombang tsunami. Bencana alam ini perlu dikenali gejala-gejala awal kedatangannya. Dampak kerusakannya pun bisa diredam dengan benteng alami berupa hutan bakau, hutan pantai (cemara, palem dan beringin) serta terumbu karang yang sehat di pesisir.
Sepasang penyu datang ke pantai desa di tempat Cakra tinggal. Mereka meminta tolong kepada Cakra untuk menjaga si penyu betina saat bertelur agar tak diganggu manusia atau pemangsa. Sayangnya di tengah tugas itu, Cakra terpaksa pulang karena sakit perut. Ternyata setelah ia kembali, sesuatu yang buruk telah terjadi. Apakah yang telah terjadi sehingga membuat Cakra benar-benar menyesal dan khawa…
Bersama kawan-kawan sekolahnya, Cakra berwisata ke pesisir sekitar desanya. Mereka menikmati perjalanan dan berbagi tentang ekosistem terumbu karang mangrove dan pantai.
Bercerita tentang bagaimana sebuah gerakan sederhana bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Kisah buku ini dapat menjadi penuntun bagi anak untuk mencintai dan bersahabat dengan laut, disaat banyak dari masyarakat lalai untuk menjaga kelestarian laut. Buku ini ditulis dengan kata yang mudah dipahami oleh anak-anak dan dilengkapi gambar yang menarik.
Merupakan cerita yang berasal dari Sumatera Utara. Di sebuah kampung terpencil di Kabupaten Batubara, Sumatra Utara, hiduplah sepasang suami istri. Kehidupan mereka normal, persis dengan keluarga lainnya di kampung itu. Kehidupan mereka semakin lengkap dengan hadirnya seorang anak laki-laki yang diberi nama Tador. Namun, Tador selalu ditinggal sendiri di rumah oleh kedua orang tuanya karena mer…
Cerita rakyat ini berasal dari Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan. Kisah ini bercerita tentang dua bersaudara, Langkuse dan Putri Rambut Putih. Mereka telah ditinggalkan oleh kedua orang tuanya. Langkuse mengasuh adiknya dengan baik dan tumbuh menjadi pemuda yang gagah perkasa, sakti, lagi baik hati. Putri Rambut Putih juga seorang gadis yang periang, dan supel. Mereka be…
Berkisah tentang sepasang suami istri yang bernama Pak Tohari dan Ibu Sani tinggal di sebuah desa yang dinamakan Desa Sebedang. Sudah hampir dua puluh tahun berumah tangga, mereka belum dikaruniai anak. Suatu hari suami istri tersebut pergi mencari kayu bakar di hutan, mereka menemukan bayi di tengah hutan, yang kemudian dinamakan Zamil. Saat usia Zamil mendekati dua tahun, istrinya Pak Tohari …