Aziz bersorak penuh gembira. Pasalnya, lebaran tahun ini ia akan merayakan di kampung halaman. Apalagi ada rombongan sesama perantau dari Jakarta, yang disebut: ‘Pulang Basamo.’ Artinya pulang bersama-sama. Kadang kala disebut juga: “Mudik Bersama.” Akan tetapi, saat menyeberangi Merak-Bakauheni, ia dirundung gelisah. Di samping menyeberangi Selat Sunda yang ombaknya besar, juga jalan y…
Seorang penculik misterius mulai beraksi. Karena takut, para orang tua melarang anak-anak mereka bermain di luar rumah. Timun Emas bosan main sendirian. Dengan bekal empat buntel ajaib dari sang ibu, Timun Emas berniat menghentikan penculikan itu. Namun, hingga buntel ajaibnya tersisa satu, Timun Emas masih belum berhasil juga. Sanggupkah Timun Emas mengalahkan si penculik dan menyelamatkan ana…
Novel ini bercerita tentang sosok remaja seumuran kamu. Pada mulanya ia mau terlihat hebat.Namun, jalan hidup menyadarkan dirinya bahwa pihak yang harus dia kalahkan adalah dirinya sendiri.Segala ego harus dia retas. Sebaliknya, semua hal baik dan segala kebajikan, itulah yang harus teratas.
Maul, siswa kelas XI SMK, berambisi masuk perguruan tinggi lewat jalur Ketua OSIS. Bersama tim suksesnya, ia sempat unggul, namun berbagai masalah justru muncul dari dalam tim. Dari situ, Maul belajar menyelesaikan persoalan dan menjadi lebih bijaksana.
Buku ini mengisahkan pengalaman pertama Maria mengikuti tradisi pangkur sagu di Kampung Senegi, Merauke. Melalui kisah gotong royong, persahabatan, dan keceriaan, anak-anak diajak mengenal proses pembuatan sagu serta pentingnya menjaga kebersamaan dalam budaya masyarakat Marind.
Buku ini menceritakan pengalaman Syamil bertemu Pak Nu, seorang manusia dengan kebiasaan unik yang memanfaatkan bunga melati, kupu-kupu, dan kicauan burung enggang, mengangkat tema kepercayaan, keajaiban alam, dan interaksi manusia dengan lingkungan sekitar.
Buku ini menceritakan Salsa, seorang calon penyair cilik, yang bertekad mewujudkan mimpinya mengikuti lomba puisi di tingkat kecamatan. Cerita menyoroti semangat, kesalahan penilaian, dan pembelajaran dari pengalaman, termasuk ketika ia belajar dari penyair idolanya yang ternyata adalah teman sekelasnya, Darto.
Buku ini menceritakan kisah kancing baju yang lepas dan tersesat di tempat asing. Kancing itu merasa kesepian dan berharap ditemukan kembali. Cerita ini mengajak pembaca memahami pentingnya perhatian terhadap hal-hal kecil di sekitar kita sambil mengikuti petualangan kancing yang lucu dan menggemaskan.
Buku ini menceritakan kisah Arum dan Ayash yang saling menyukai namun terjebak dalam friendzone, menghadapi dilema antara hubungan pribadi dan prioritas pendidikan serta karier, mengangkat tema percintaan remaja, pengambilan keputusan, dan pertumbuhan pribadi
Buku Liburan Bersama Kambing berisi 21 puisi yang saling berhubungan, menceritakan pengalaman seorang anak menggembalakan dua ekor kambing di pinggir sungai selama liburan sekolah. Cerita puisi ini menghadirkan momen menyenangkan, mengharukan, dan tak terduga, serta menutup dengan pengalaman paling berkesan yang dibagikan anak tersebut kepada teman-temannya saat hari pertama sekolah.
Buku ini menceritakan Lala yang menonton pertunjukan seni dan tertarik pada suara alat musik yang dimainkan anak-anak seusianya. Cerita mengangkat tema ketertarikan pada seni, rasa ingin tahu, dan keinginan belajar hal baru.
Komik Buah Ajaib menceritakan petualangan Aran, Mia, dan Rey dalam mengenal buah pala, salah satu rempah khas Indonesia. Melalui perjalanan ke perkebunan dan balai pertanian, mereka belajar tentang manfaat pala yang dapat digunakan untuk makanan, obat-obatan, parfum, hingga kosmetik. Cerita ini mengajarkan pentingnya menjaga kualitas hasil panen, proses pengeringan yang tepat, serta kebanggaan …
Buku ini menceritakan petualangan Tolani dan Casmani yang menemukan gua Jepang tersembunyi, menghadapi fenomena misterius seperti tombak terbang dan reruntuhan, serta menyingkap misteri yang ada di dalam gua.
Buku ini mengajak anak-anak mengenal berbagai jenis kacamata melalui petualangan Siri dan teman-temannya. Cerita juga menekankan pentingnya memperhatikan detail, karena kesalahan kecil dapat menimbulkan kekacauan. Pembaca diajak belajar sambil menebak dan mengikuti cerita dengan penuh rasa ingin tahu.
Buku ini menceritakan upaya Eyang Semar mendamaikan anak-anak Pandawa dan Kurawa di Hastinapura melalui tiga perlombaan unik yang penuh kejutan, mengangkat tema persahabatan, perdamaian, dan kerja sama meski terdapat perbedaan.
Buku ini menyajikan kumpulan fabel dari Jawa Barat yang sumbernya diambil dari ingatan penulis ketika didongengi saat kecil. Selain itu, kumpulan fabel ini juga bersumber dari majalah berbahasa Sunda, Mangle, tahun 1950-an. Dalam versi saduran, cerita diungkapkan kembali dalam bentuk sederhana dengan bahasa yang sederhana pula.
Adik-adik, apakah kalian pernah melihat topeng? Topeng biasanya dipakai untuk pementasan tari atau hiasan di rumah. Topeng-topeng Indonesia mempunyai bentuk dan warna-warni yang indah. Buku ini bercerita tentang Aji yang datang ke rumah kakeknya, seorang pengrajin topeng. Kakek mengajari Aji untuk membuat topeng. Aji mewarnai topengnya dengan senang. Ia ingin menjadi pengrajin topeng hebat se…
Loli akan mengikuti lomba membuat es krim madu. Tujuan utamanya, tentu saja memenangkan hadiah tiket setahun bermain di Taman Pelangi. Wah, pasti seru sekali! Untuk menjadi pemenang, Loli harus membuat es krim paling enak. Lalu, apa hubungannya dengan Madu Istimewa? Adik-adik, selamat berkenalan dengan Loli si Lebah. Kisah Loli dalam buku ini berkaitan dengan sikap jujur. Jujur merupakan sika…
Hari ini warga di Pulau Haruku, Maluku akan mengadakan acara buka sasi lompa. Buka Sasi Lompa adalah hukum adat untuk menjaga kelestarian alam laut di Haruku, Maluku. Sasi adalah larangan menangkap ikan di laut atau sungai. Lompa adalah sejenis ikan sardin kecil. Lalu bagaimanakah aturan hukum adat tersebut? Warga dan kewang sibuk melakukan persiapan untuk acara buka sasi lompa tersebut. Apa sa…
Atika dan Santi bersahabat sejak mereka bertemu. Setiap hari Atika selalu membacakan dongeng untuk Santi karena Santi tidak bisa melihat. Suatu hari, ketika hujan turun deras, air sungai meluap sehingga membuat buku-buku cerita milik Atika rusak dan sebagian besar hanyut. Atas ide Santi, akhirnya mereka berdua membuat buku cerita sendiri. Mereka menuliskan hari-hari yang mereka lalui bersama. B…