Aku, Kakek, dan kerbau-kerbaunya punya kesamaan. Kami sama-sama memiliki nama dalam bahasa Bugis. Kerbau juga punya nama? Iya, kerbau-kerbau itu punya nama dan arti. Namaku Gatta Magaretta yang artinya ‘si ikal yang tampan’. Lalu, apa arti nama Kakek dan kerbau-kerbaunya?
Tyo sangat senang membantu. Ia pun ingin membantu di acara pernikahan Encing Rian, yang menggunakan adat Betawi. Dalam acara pernikahan tersebut ada tradisi Buka Palang Pintu. Tyo pun membantu satu pekerjaan dalam acara itu, tetapi hasilnya di luar dugaan. Lalu, apakah Tyo benar-benar bisa membantu di acara itu?
Aduh, Pangeran Mallomo bingung!Ibunda mendadak jatuh sakit. Sementara itu, Ayahanda sedang pergi berburu.Pangeran Mallomo mencoba menyenangkan hati Ibunda.Namun, mengapa dia meminta para koki untuk keluar dari dapur?Apa yang direncanakan Pangeran Mallomo?
Beru bertubuh besar dan menakutkan.Ia suka merampas makanan hewan-hewan lain.Namun, sudah cukup!Semua hewan sudah tidak tahan lagi.Beru haruslah dihentikan.
Uang Yayo akan cukup untukmembeli sepatu. Namun, ia dipecat dari pekerjaannya. Ia memang melakukankesalahan. Yayo belum menemukan pekerjaan lagi. Pemilikkebun lain tidak mau mempekerjakannya. Yayo harusmencari akal. Berhasilkah ia mendapat uang untukmembeli sepatu?
Buku berjudul Waktunya Tidur, Diterbitkan oleh penerbit The Asia Foundation, Ditulis oleh - dan masuk pada kategori Pustaka Anak.
Wola, pembuat kue, sibuk menyiapkan tiga pesanan di bulan Agustus. Karena salah lihat tanggal, ia membuat kue terlalu cepat. Kesalahan itu justru membawa keberuntungan, membuatnya belajar pentingnya ketelitian dan catatan yang rapi.
Cerita “Temukan Aku” mengikuti seorang anak yang bangun kesiangan dan tergesa-gesa bersiap untuk ikut pawai. Ia mencari barang-barangnya, lalu berangkat bersama teman-temannya menuju alun-alun. Dalam keramaian pawai yang penuh warna, pembaca diajak menebak dan menemukan sang tokoh di antara banyak peserta.
Cerita ini tentang Segi Lima yang awalnya pemalu dan lebih suka bermain sendiri. Namun, setelah bertemu Lingkaran, Segitiga, dan Segi Empat, ia mulai ikut bermain dan menggambar bersama. Akhirnya, Segi Lima belajar bahwa berani berkenalan bisa membuatnya punya teman baru.
Cerita ini mengisahkan Cila yang sibuk bermain hingga menahan pipis terlalu lama. Karena ragu dan takut ayamnya datang lagi, ia terlambat ke kamar mandi dan mengompol. Namun Cila tidak panik; ia membersihkan diri dan belajar pentingnya pergi ke toilet tepat waktu.
Jiro si jerapah suka melukis dan menawarkan hewan-hewan lain untuk menjadi modelnya. Namun, hasil lukisannya membuat para hewan heran dan tertawa karena berbeda dari yang mereka bayangkan. Cerita ini mengajarkan bahwa setiap orang memiliki cara pandang dan keindahan yang unik.
Kakak dan adik berlomba menuju rumah Bibi dengan mengikuti peta buatan masing-masing. Dalam perjalanan, mereka menghadapi berbagai rintangan dan kejutan. Cerita ini mengajarkan pentingnya kerja sama, ketelitian, dan menikmati proses, bukan hanya siapa yang lebih cepat sampai.
Ayah sering lupa hari, dan Yos ingin membantu. Dengan memperhatikan kegiatan setiap hari, Yos belajar mengenali hari dalam seminggu melalui rutinitas keluarga. Cerita ini mengajarkan anak pentingnya memahami waktu dan kebiasaan sehari-hari secara menyenangkan.
Seorang anak penasaran mengapa beberapa bagian tubuh berjumlah dua, sedangkan hidung hanya satu. Melalui pengamatan sederhana dan rasa ingin tahu yang tinggi, cerita ini membantu anak memahami tubuh manusia dengan cara lucu dan mudah dipahami.
Cerita “Sampai Mama Menyala” karya Herni F. Hastutie dengan ilustrasi oleh Sarah Velisa R. mengisahkan tentang Mo, seorang anak yang berusaha memberikan hadiah istimewa untuk ulang tahun ibunya.
Buku Rendang Istimewa menceritakan kisah seorang anak yang membantu ibunya memasak rendang untuk acara istimewa di kampungnya. Melalui proses memasak yang penuh makna, ia belajar tentang kerja sama, ketekunan, dan kebanggaan terhadap masakan tradisional Indonesia. Cerita ini mengajarkan nilai budaya dan rasa cinta terhadap kuliner Nusantara.
Buku Perpustakaan Luar Biasa menceritakan kisah seorang anak yang menemukan keajaiban dunia melalui buku-buku di perpustakaan sekolahnya. Ia belajar bahwa membaca bukan hanya tentang mencari pengetahuan, tetapi juga menjelajahi imajinasi dan memahami beragam kehidupan. Cerita ini menginspirasi anak-anak untuk mencintai membaca dan menghargai perpustakaan sebagai tempat penuh petualangan dan pen…
Buku Naik Delman menceritakan pengalaman seru seorang anak yang untuk pertama kalinya menaiki delman bersama keluarganya. Dalam perjalanan itu, ia belajar mengenal alat transportasi tradisional, menikmati suasana pedesaan, dan menghargai keindahan budaya Indonesia. Cerita ini mengajak anak-anak untuk mencintai tradisi sambil merasakan kebahagiaan sederhana dari kebersamaan dan petualangan kecil.
Buku Kupu-Kupu Oma bercerita tentang hubungan hangat antara seorang anak dan neneknya yang gemar merawat taman penuh bunga dan kupu-kupu. Melalui kisah ini, anak-anak diajak memahami arti kasih sayang, kenangan, dan keindahan alam. Cerita yang lembut dan ilustrasi penuh warna menghadirkan suasana nostalgia serta mengajarkan pentingnya menjaga alam dan menghargai waktu bersama orang tercinta.
Buku Keranjang Penuh Kelinci menceritakan kisah hangat tentang seorang anak yang menemukan kegembiraan dan kasih sayang melalui pertemanannya dengan kelinci-kelinci lucu. Setiap kelinci memiliki sifat unik yang mengajarkan tentang empati, tanggung jawab, dan cinta terhadap hewan. Melalui ilustrasi yang lembut dan alur yang menyentuh, cerita ini mengajak pembaca anak-anak untuk belajar menyayang…