Nila mengira semua jual beliseperti di Pasar Wulandoni.Barang bisa dibarter dengan barang.Nila mengumpulkan barang-barang selamasepekan. Dia ingin menukarnya dengan tasimpian yang dijual di sebuah toko.Apakah Nila berhasil menukar barang-barangnya dengan tas yang dia inginkan?
Ada lomba boling kelompok di sekolah. Ali dan Ivan kebetulan satu kelompok. Namun, Ali pesimis akan menang. Mengapa begitu? Sementara itu, Ivan sangat bersemangat. Ayo, kita saksikan bagaimana mereka bekerja sama!
Titi ingin datang ke acara Festival Padang Bulan Di sana pasti ada banyak makanan. Titi ingin makan dedaunan, buah-buahan, dan tentu biji kopi kesukaannya. Namun, ia tidak ingin bertemu dengan banyak orang di sana. Titi sangat pemalu. Lalu, bagaimana cara Titi datang ke festival itu?
Lala takut saat Ibu telat menjemput. Ada orang tidak dikenal mendekatinya. Ibu bilang hati-hati dengan orang asing. Namun, Lala tidak berani menolak tawarannya. Untunglah Ibu segera datang. Esoknya, ada perempuan yang mengajak Lala pergi. Apakah sekarang Lala berani menolaknya?
Arvin punya tetangga baru yang bernama Devan. Arvin memberi Devan kue sebagai tanda perkenalan. Akan tetapi, Arvin memergoki Devan dan ibunya sedang memberikan kue pemberiannya kepada orang lain. Di kelas, Arvin melihat Devan juga tidak memakan kue ulang tahun yang dibagikan teman mereka. Ada apa, ya, dengan Devan? Apakah Arvin berhasil mengetahui rahasia Devan? Lalu, apa yang terjadi selanjutn…
Ah! Wuri kesal dengan Reno. Anak laki-laki itu selalu iseng menyingkap rok. Wuri tidak suka candaan Reno. Ia akan melaporkan Reno pada wali kelas. Namun, sesuatu terjadi. Hem, bagaimana cara Wuri menghentikan keisengan Reno, ya?
Wobi melihat Mama membuat eurimoo. Wobi jadi ingin membuat juga. Mama menyiapkan bahan dan peralatan memasak. Wobi menyiapkan juga. Pokoknya, Wobi yakin pasti bisa.
Wasta bermain di kebun. Dia melihat laba-laba berayun-ayun. Lalu, Wasta melihat semut-semut berbaris rapi. Semut mengangkut makanan dan menyimpannya dalam sarang. Wasta pikir semut hewan yang rajin, sedangkan laba-laba hanya bermain-main. Benarkah seperti itu?
Cerita Warna-Warni Eja adalah kumpulan kisah pendek yang menggambarkan petualangan seru seorang anak bernama Eja dalam dunia yang penuh warna dan imajinasi. Setiap cerita membawa pembaca menjelajahi satu warna dengan maknanya masing-masing merah untuk keberanian, biru untuk ketenangan, hijau untuk harapan, dan lainnya.
Di TK Mengaum Harimau melihat Macan berbagi uang. Ternyata Harimau juga kebagian. Ia merasa senang. Harimau ingin membeli jajan. Namun, mengapa tidak ada pedagang yang mau menerima uangnya? Sebenarnya uang apa ini?
Setelah lama rusak, Loko si sepur kluthuk akan melakukan hal istimewa hari ini. Dia akan berangkat dari Stasiun Purwosari ke Stasiun Solo Kota. Namun, ada banyak rintangan menghalangi perjalanannya. Apakah Loko akan bisa tiba di tujuan tepat waktu?
Mony berasal dari Negeri Morella. Saat hari raya, Moni ditugaskan Raja untuk mengadakan tradisi Tun Teha Usai bersama teman-temannya. Sambil bernyanyi berkeliling kampung, mereka harus mengumpulkan bumbu dapur. Bumbu dapur itu akan digunakan untuk memasak daging di rumah raja. Akankah Moni dan teman-temannya berhasil mengumpulkan bumbu-bumbu itu?
Reno bertugas membacakan teks Pancasila pada upacara 17 Agustus. Beberapa tantangan harus Reno hadapi. Salah satunya adalah saat hendak berangkat ke tempat upacara, ia dikejar angsa. Akankah Reno berhasil menjalankan tugasnya?
Nino mematahkan tongkat jalan Rori. Duh, bagaimana ini? Nino harus bertanggung jawab. Namun, Nino tidak tahu bagaimana caranya. Apa yang harus dilakukan Nino untuk mengganti tongkat jalan yang mahal itu?
Tomi mencium aroma sedap tiwul di rumah Paman. Sayangnya, rasanya tidak cocok dengan selera Tomi. Tomi berusaha mencari cara agar tiwul yang beraroma sedap, rasanya juga enak. Apakah Tomi akan berhasil?
Ayah Yasmin terluka. Ayah Yasmin harus banyak tidur agar lukanya lekas sembuh. Apa yang dilakukan Yasmin untuk menjaga ketenangan di rumahnya? Berhasilkan Yasmin meminta dua adik kembarnya untuk tetap tenang?
Didi baru pindah rumah. Dia belum memiliki teman. Bola kesayangannya menjadi teman bermainnya.Ketika bola itu hilang, Didi berusaha mencari. Didi melihat seorang anak sebayanya yang sibuk memperbaiki sepedanya. Dia menyapa anak itu untuk menanyakan bolanya yang hilang. Akantetapi, anak itu diam saja. Ada apa dengan anak itu? Mengapa dia diam saja? Sombongkah dia? Yuk, cari tahu kelanjutan cerit…
Arai si anak laki-laki dan Sepi si kucing selalu sendirian tanpa teman. Bagi mereka, sendirian lebih baik. Arai dan Sepi jadi bebas dari gangguan. Mending tidak punya teman daripada harus menghadapi ejekan dari anak-anak lain. Ternyata tidak semudah itu. Anak-anak yang mengganggu akan terus melakukannya jika dibiarkan. Apa yang dilakukan Arai dan Sepi untuk menghadapi mereka? Apakah setelah itu…
Idulftri sebentar lagi. Saga membantu Ayah mengecat rumah. Dia menggambar bintang, robot, dan matahari di dinding. Seru sekali! Saat Saga akan menggambar kucing, ternyata cat habis! Bisa tidak, ya, Saga membawa cat baru dari teras?
Mela sangat senang berbicara dengan temannya, Tari si Bunga Matahari. Namun, kadang Tari bersikap aneh. Apakah Tari marah kepada Mela, ya?