Buku ini berisi cerita petualangan seru Lukas dan Berto. Mereka tinggal di sekitar kawasan Taman Nasional Matalawa, Sumba. Mereka sering bermain ke hutan untuk melihat burung julang sumba dari dekat, tetapi mereka harus menghadapi tantangan.
Wobi melihat Mama membuat eurimoo. Wobi jadi ingin membuat juga. Mama menyiapkan bahan dan peralatan memasak. Wobi menyiapkan juga. Pokoknya, Wobi yakin pasti bisa.
Nino mematahkan tongkat jalan Rori. Duh, bagaimana ini? Nino harus bertanggung jawab. Namun, Nino tidak tahu bagaimana caranya. Apa yang harus dilakukan Nino untuk mengganti tongkat jalan yang mahal itu?
Kinar ingin Ayah dan Bunda tidak bertengkar lagi. Namun, keinginan Kinar terkabul dalam bentuk yang berbeda. Kedua orang tuanya berpisah dan tinggal di rumah masing-masing. Kinar sedih sekali. Bagaimana cara Kinar mengatasi kesedihannya? Apakah dia berhasil dengan cara itu? Yuk, kita baca buku ini untuk menemani Kinar menghadapi masalahnya!
Tahun 206X, kualitas udara bumi memburuk. Alfa memutuskan kembali ke tahun 202X untuk memulihkan kondisi bumi. Bersama para ksatria terpilih, Alfa melawan monster tak terlihat yang mengancam kehidupan manusia. Saat monster berhasil dikalahkan, masih banyak tugas yang harus dikerjakan. Inilah saatnya manusia bersatu menjaga bumi.
Mandai? Pakasam? Dadih? Apakah itu nama-nama pohon? Atau sejenis buah-buahan? Tentu saja bukan. Mandai, pakasam dan dadih adalah makanan tradisional Indonesia yang dibuat dengan cara fermentasi. Selain ketiga makanan tersebut, masih ada banyak lagi makanan hasil fermentasi khas Indonesia yang ada di dalam buku ini. Ada yang terbuat dari ikan, kedelai, susu kerbau, bahkan cempedak. Luar biasa,โฆ
Buku ini terdiri dari lima cerita dengan tema kuliner nusantara. Cerita-cerita tersebut diharapkan mampu menambah pengetahuan tentang kekayaan cita rasa nusantara sekaligus menumbuhkan sikap-sikap positif kepada para pembaca.