Hara sahabat Ugi. Bagi Ugi, Hara adalah anak yang istimewa. Hara istimewa karena mempunyai cara-cara unik melakukan sesuatu. Mendengarkan getaran, membaca gerak bibir, dan berbahasa isyarat. Yang terpenting bagi Ugi, Hara pandai bermain silat. Mereka berencana ikut lomba Silat Sunda Buhun, bulan depan. Tiba-tiba Hara tidak ingin lagi ikut lomba itu. Hara mengambek. Hara tidak mau latihan lagi…
Tidak ada senyum di Kota Banban. Semua penduduknya tampak kelelahan. Padahal, kota mesin itu sangat indah! Kokit ingin mengembalikan senyum penduduk kota. Namun, Doda khawatir keindahan Kota Banban akan hilang. Bagaimana caranya?
Cingciripit tulang bajing kacapit! Nina sangat ingin main cingciripit lagi. Tapi, dia harus menjaga rengginangnya. Tanpa Nina tahu, para rengginang memiliki ide untuk membantunya. Wah, bagaimana caranya, ya?
Arum dan teman-teman sekelasnya membuat bubur pedas di sekolah. Oleh ibu guru, Arum diberikan dua buah kantong berisi bubur pedas. Satu untuk Arum dan satu lagi untuk Lala sahabat Arum. Lala tidak masuk sekolah karena sakit. Di tengah perjalanan, Arum terjatuh. Tersisa hanya satu kantong bubur pedas. Kira-kira kepada siapa bubur pedas akan Arum berikan?
Dayu dan teman-temannya sedang bermain di taman. Di sana mereka berkenalan dengan Edo dan orang tuanya. Namun, Dayu melihat Edo seperti sedang ketakutan. Padahal, orang tuanya sangat ramah. Bahkan, mereka membagikan permen kepada teman-teman Dayu. Gerak-gerik Edo juga terlihat aneh. Dia seperti sedang memberi kode kepada Dayu. Tunggu, ada apa, ya?
Uang Yayo akan cukup untukmembeli sepatu. Namun, ia dipecat dari pekerjaannya. Ia memang melakukankesalahan. Yayo belum menemukan pekerjaan lagi. Pemilikkebun lain tidak mau mempekerjakannya. Yayo harusmencari akal. Berhasilkah ia mendapat uang untukmembeli sepatu?
Cerita ini mengisahkan Cila yang sibuk bermain hingga menahan pipis terlalu lama. Karena ragu dan takut ayamnya datang lagi, ia terlambat ke kamar mandi dan mengompol. Namun Cila tidak panik; ia membersihkan diri dan belajar pentingnya pergi ke toilet tepat waktu.
Seorang anak penasaran mengapa beberapa bagian tubuh berjumlah dua, sedangkan hidung hanya satu. Melalui pengamatan sederhana dan rasa ingin tahu yang tinggi, cerita ini membantu anak memahami tubuh manusia dengan cara lucu dan mudah dipahami.
Buku Copot Dulu karya Saptorini menceritakan pengalaman seorang anak yang belajar tentang kemandirian dan keberanian saat menghadapi situasi yang menegangkan. Dengan gaya bercerita yang hangat dan ilustrasi yang menarik, buku ini mengajarkan nilai kesabaran serta pentingnya mengikuti arahan orang dewasa dengan cara yang menyenangkan bagi anak-anak.
Buku Bolu Makadamia karya Sri Widyowati Kinasih mengisahkan petualangan seorang anak yang belajar arti berbagi dan kerja keras melalui pengalaman membuat bolu makadamia. Cerita ini mengajarkan nilai ketekunan, kebersamaan, serta kecintaan terhadap makanan tradisional yang dibuat dengan penuh kasih. Dengan ilustrasi yang hangat, buku ini menginspirasi anak-anak untuk menghargai proses dan berbag…
Buku Bermain Pasir menceritakan keceriaan anak-anak saat bermain dan berkreasi dengan pasir. Melalui kegiatan sederhana ini, pembaca diajak memahami makna kebersamaan, imajinasi, dan kegembiraan dalam bermain. Cerita ini menumbuhkan kreativitas serta mengajarkan pentingnya menghargai proses dalam setiap permainan.
Buku Aku Penjaga Hebat menceritakan seekor anjing yang setia dan berani dalam menjaga rumah serta melindungi keluarganya. Melalui kisah sederhana namun hangat ini, pembaca diajak memahami makna tanggung jawab, kesetiaan, dan kasih sayang terhadap hewan peliharaan. Cerita ini mengajarkan bahwa setiap makhluk, sekecil apa pun, dapat menjadi pahlawan dengan caranya sendiri.
Komik Rampai menyajikan kisah seru dan kocak tentang Yami, Sinta, Rio, dan Aji yang penuh akal dan aktif dalam keseharian mereka. Dengan jurus-jurus unik, mereka berusaha tampil keren, bugar, sekaligus menghibur pembaca.
Jalu tak mau menyerah! Bersama sahabatnya, Jalu merintis jalur mandiri dengan cara membuat konten kreatif tentang kampung halamannya. Dia berharap pundi-pundi uang bisa meluncur dari sana.
Buku ini menceritakan pengalaman Aura membuat video kegiatan sehari-hari di rumah Bik Nurul di pinggir Sungai Musi, mengenal Ali, dan belajar cara melakukan aktivitas rumah, sekaligus menghadapi tantangan dan keseruan selama proses pembuatan video.
Buku ini menceritakan kisah Julius dan Miki, dua siswa baru di Sekolah Kelautan ALS (Akademi Laksamana Samudra) yang awalnya berseteru hingga terkenal di kalangan siswa baru. Keduanya dipaksa bekerja sama dalam satu kelompok belajar, meski enggan, agar dapat mempertahankan nilai mereka. Konflik antara kebencian, ego, dan kewajiban akademik menjadi inti cerita, menyoroti proses mereka belajar be…
Buku ini mengajak pembaca menjelajahi kekayaan ragam pangan Indonesia, mengenal berbagai jenis makanan tradisional beserta sejarahnya, sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap budaya kuliner nusantara.
Keberadaan buku bacaan ini diharapkan dapat membantu anak didik agar memiliki kemampuan minat baca yang tinggi. Anak didik diharapkan bukan hanya memiliki kemampuan memahami informasi secara tertulis, tetapi juga kemampuan dalam memahami nilai-nilai budaya bangsa Indonesia. Terutama budaya dari wilayah ufuk timur Nusantara, yaitu budaya Papua. Cerita ini mengusung tema energi alternatif. Dina …
Win akan tampil menari saman. Namun, ikat pinggangnya entah terselip di mana. Tanpa ikat pinggang, kain yang dipakainya menjadi longgar. Win khawatir kainnya akan melorot saat menari. Apa yang terjadi ketika Win menari di atas panggung?
Wulan suka membaca. Membaca buku cerita, membaca majalah juga membaca koran. Dia membaca sebuah artikel di koran tentang kenduri blang. Kenduri blang adalah tradisi berdoa bersama masyarakat Aceh Utara sebelum turun ke sawah. Suatu hari Ayah mengajak pergi ke rumah sepupunya di Aceh Utara. Saat itu sedang berlangsung acara kenduri blang. Wah, Wulan pernah membacanya di koran. Wulan senang sekal…