Buku ini menceritakan tentang Nala yang berusaha menemui Runa untuk menyampaikan hal penting. Pertemuan hanya bisa dilakukan di tempat kursus, dan Nala harus menemukan jadwal Runa sebelum waktu yang ditentukan. Kisah ini mengangkat tema ketepatan waktu, perencanaan, dan usaha untuk mencapai tujuan meski menghadapi batasan waktu.
Hana memiliki seorang teman bernama Najwa yang baru pindah beberapa bulan ke sekolahnya. Najwa sering dibicarakan dengan cara berbisik-bisik dan dijaili karena ia tampak berbeda dari anak-anak lain. Mulanya, Hana pun merasa risih, apalagi teman-teman di sekolah kurang senang dengan kehadiran Najwa. Bagaimana anak-anak ini membuka hati untuk saling menerima dan menghargai? Apa yang mereka lakuka…