Ke mana pun Ana pergi, ia tak pernah lupa menggendong ranselnya. Ana Si Ransel sebutannya. Ia suka memasukkan barang-barang ke dalam ranselnya. Ada krayon, kertas, koran, payung, dan sebagainya. Ia selalu membawakan nasi bungkus untuk pengemis di depan pintu gerbang sekolahnya. Pada saat hujan, ia mengeluarkan payung dari tasnya. Ketika tas temannya rusak, ia juga membantunya. Dengan ranselnya,…
Mari berkenalan dengan Erik, penyandang tunadaksa dari Kalimantan Timur. Dia suka bermain musik. Suatu hari, Erik mendengar suara sape dan ingin sekali belajar memainkannya. Erik pergi dengan mengayuh kursi rodanya menuju rumah Paman Santuk, tetangga barunya untuk belajar memetik sape. Erik sempat ragu saat Paman mengajaknya tampil memainkan sape di acara festival seni budaya. Tiba-tiba, Er…
Adis senang sekali makan camilan di kamar. Terkadang bungkusnya ia selipkan di pinggir tempat tidur atau dibiarkan tergeletak di meja belajar. Kak Ira sering sekali mengingatkan, tetapi tetap saja Adis melakukannya. Saat tidur siang, tiba-tiba Adis menjerit kesakitan. Ternyata tubuhnya bentol-bentol dan berwarna merah mulai dari tangan hingga kaki. Kira-kira kenapa, ya? Siapa yang membuatnya …
Halo, teman-teman! Apakah teman-teman pernah melihat kain tenun ikat dari Pulau Flores? Gambar dan warnanya sungguh cantik. Para mama membuat kain indah itu dengan tekun dan sabar. Hasilnya, selembar kain yang menjadi kekayaan Indonesia. Dalam buku ini ada cerita Mama yang mengajari Elsa menenun. Ternyata, menenun itu susah. Elsa memilih bermain bersama teman-temannya. Namun, saat melihat kai…
Tempat pensil manik milik Uyul menarik perhatian Menik. Ternyata itu buatan mamak Uyul, seorang perajin manik. Menik pun belajar meronce manik bersama Uyul. Saat sedang seru-serunya, tiba-tiba Menik sedih. Uyul dan teman-teman ikut sedih mendengar kabar Menik. Mereka pun menyiapkan cendera mata untuk menghibur Menik. Apa yang terjadi? Keterampilan meronce manik dapat dipelajari. Kalian juga b…
Di sekolah Tama ada acara makan bersama. Anak-anak diminta membawa kue kesukaannya. Setiap anak diminta membawa kue tradisional kesukaannya. Mereka saling bertukar kue dan saling mencicipi. Tama bingung harus membawa kue apa? Dia suka semua kue yang dijual di pasar. Wah, kue-kue tradisional ternyata banyak sekali ya. Bentuk dan warnanya beraneka macam dan lezat rasanya. Kira-kira Tama bawa kue…
Gugu adalah gunung berapi. Akhir-akhir ini, ia terlihat kurang sehat. Orang-orang di sekitar juga terlihat panik. Wah, ada apa dengan Gugu, ya? Buku ini bercerita tentang Gugu si gunung berapi yang menunjukan tanda-tanda akan meletus. Pernahkah kalian melihat gunung meletus? Gunung yang akan meletus memiliki tanda-tanda tertentu. Biasanya ditandai dengan adanya getaran yang berasal dari gunun…
Candi belum pernah melihat pertunjukan topeng ireng. Suatu hari ada pertunjukan topeng ireng di desanya. Teman-teman berbondong-bondong melihat kesenian itu. Aneh-nya, Candi malah takut dengan topeng ireng. Ia tidak mau menonton pertunjukan itu. Sebenarnya apa yang terjadi dengan Candi? Benarkah topeng ireng itu menakutkan? Dapatkah ibu dan kakak membujuk Candi untuk menonton topeng ireng?
Ru, si beruang lucu, sering membuang sampah di laci mejanya. Gara-gara perbuatan Ru, kelas menjadi tidak nyaman. Meski teman-teman sudah menegurnya, Ru tidak peduli. Hingga suatu hari, sesuatu terjadi di kelas. Kejadian itu membuat Ru jera. Kira-kira apa yang terjadi, ya? Yuk, ikuti kisah Ru di buku ini.
Ke mana pun Ana pergi, ia tak pernah lupa menggendong ranselnya. Ana Si Ransel sebutannya. Ia suka memasukkan barang-barang ke dalam ranselnya. Ada krayon, kertas, koran, payung, dan sebagaimananya. Ia selalu membawakan nasi bungkus untuk pengemis di depan pintu gerbang sekolahnya. Pada saat hujan, ia mengeluarkan payung dari tasnya. Ketika tas temannya rusak, ia juga membantunya. Dengan ransel…
Banyu berwujud air. Dia senang melakukan petualangan. Di dalam buku ini Banyu menceritakan pengalaman-pengalamannya ketika mengunjungi berbagai tempat. Suatu hari, dia terperangkap di dalam botol plastik bekas. Berbulan-bulan dia terkurung di sana. Banyak nyamuk bersarang di tubuhnya. Mengapa dia sampai terjebak di botol plastik itu? Bagaimana cara Banyu membebaskan diri? Ayo kita baca ceritanya!