Buku ini menceritakan Lindung, seorang anak yang berbakat memainkan alat musik gordang sambilan seperti ayahnya, menghadapi larangan ayahnya, sekaligus memperkenalkan budaya Mandailing dan tradisi musiknya.
Buku ini menceritakan perjalanan anak-anak di Tambasa yang memiliki mimpi besar setinggi bintang, meski hidup dalam keterbatasan. Dengan semangat belajar, persahabatan, dan harapan, mereka berusaha meraih cita-cita sambil tetap menjaga kearifan lokal dan keindahan alam sekitar mereka.