Wilhelm ingin membelikan hadiah Natal sebuah kemeja baru untuk bapak. Selama ini, dia tidak pernah melihat bapak mengganti kemeja kumalnya. Wilhelm belum mempunyai uang yang cukup untuk membeli itu. Dia mendapat ide untuk memetik jambu mete dan menjual bijinya. Namun, ada saja tantangan yang harus dia hadapi. Apakah yang terjadi pada Wilhelm?
Siti ingin ikut lomba jajangkungan. Namun, Siti merasa ragu, apakah dia bisa bermain jajangkungan? Kaki Siti tidak sama dengan teman-temannya. Siti lalu belajar pada Kak Kean. Seminggu berlalu Sitimasih belum bisa bermain jajangkungan. Bagaimana perjuangan Siti bermain jajangkungan? Apakah akhirnya Siti bisa ikut lomba?
Banyak kapuk beterbangan di halaman rumah Datuk. Alula kesal karena kapuk-kapuk itu menempel di rambut dan mengenai wajahnya. Dia ingin pohon kapuknya ditebang saja. Namun, setelah Kai mengajak Alula ke rumah Datuk, Alula jadi berubah pikiran. Dia malah berdoa agar pohon kapuk berumur panjang. Kira-kira mengapa bisa begitu, ya?
Bola! Bosu sangat suka bermain bola. Ia sampai tidak mau tidur siang. Sayang, bolanya hilang. Bosu kebingungan mencari bola kesayangannya. Bola ini istimewa karena bisa berbunyi klinting. Apakah Bosu berhasil menemukan bolanya?
Lodi senang sekali menyimpan uangnya. Dia selalu menyisihkan uang jajannya. Uang hasil mencabuti uban ibu dan memijat ayah juga disimpannya. Bahkan, Lodi masih menyimpan sisa uang lebaran tahun lalu. Lodi menyimpan uangnya di dalam bukunya yang sangat berharga. Sekarang uang Lodi sudah banyak. Hem, sebaiknya dibelikan buat apa, ya?