Buku ini menceritakan petualangan lima sahabat di dataran tinggi Tanoh Gayo yang tetap semangat bersekolah meski menghadapi berbagai masalah. Cerita mengangkat tema persahabatan, kebahagiaan masa kecil, dan pengalaman hidup, sambil mengajak pembaca merasakan kehidupan di sekitar Danau Lut Tawar dan membangkitkan imajinasi serta rasa petualangan.
Buku ini mengenalkan konsep kata ungkapan dalam Bahasa Indonesia kepada anak-anak. Kata ungkapan terbentuk dari penggabungan dua kata menjadi satu yang memiliki makna baru, seperti “jalan pintas,” “angkat tangan,” dan “anak bawang.” Melalui 20 kata ungkapan yang disajikan, pembaca akan belajar makna masing-masing kata melalui cerita-cerita yang menarik, sehingga pemahaman Bahasa Ind…
Buku ini menceritakan kisah Julius dan Miki, dua siswa baru di Sekolah Kelautan ALS (Akademi Laksamana Samudra) yang awalnya berseteru hingga terkenal di kalangan siswa baru. Keduanya dipaksa bekerja sama dalam satu kelompok belajar, meski enggan, agar dapat mempertahankan nilai mereka. Konflik antara kebencian, ego, dan kewajiban akademik menjadi inti cerita, menyoroti proses mereka belajar be…
Buku ini menceritakan Alwin dan teman-temannya di Asrama Tunas Harapan, panti sosial untuk anak-anak difabel, yang memiliki mimpi besar meski menghadapi keterbatasan. Cerita mengangkat tema keberanian, perjuangan, dan pentingnya bermimpi untuk meraih tujuan hidup.
Novel ini menceritakan pengalaman Je dan teman-temannya yang menghadapi berbagai perasaan hidup, mulai dari terluka, kagum diam-diam, berselisih dengan sahabat, bekerja keras untuk meraih keberhasilan, hingga mengalami kegagalan dan kekecewaan. Kisah ini mengajak pembaca remaja untuk memahami dan merenungkan emosi mereka sendiri, sambil belajar bahwa mengalami perasaan sulit adalah hal yang waj…
Buku ini adalah kumpulan puisi Jalan Tropis Puisi yang mengajak pembaca mengeksplorasi keanekaragaman flora dan fauna Indonesia, serta mengaitkannya dengan sosial budaya masyarakat. Cerita juga menekankan pentingnya menjaga alam dan cinta lingkungan.
Buku Ibu Kata Nusantara adalah antologi puisi yang mengeksplorasi makna Nusantara melalui bait-bait puisi dan dialog batin, menggambarkan cita-cita, cinta, dan perjuangan di tengah doa, luka, dan prahara. Karya ini mengajak pembaca merenungkan hubungan manusia dengan alam, budaya, dan warisan Nusantara.
Buku ini menceritakan petualangan Ibay dan Yayat di situs Peningki Lama, Tarakan, dalam mengungkap pelaku pencurian bola meriam Jepang. Cerita mengajak pembaca mengenal sejarah, situs bersejarah, dan pentingnya keberanian serta semangat petualangan.
Stiker, plester, dan menghindar dari hal-hal di masa lalu tak membuat Binar sepenuhnya lepas dari kedamaian palsu. Mimpinya yang tercapai semakin membawanya dekat dengan kehancuran.
Buku ini menceritakan petualangan Tolani dan Casmani yang menemukan gua Jepang tersembunyi, menghadapi fenomena misterius seperti tombak terbang dan reruntuhan, serta menyingkap misteri yang ada di dalam gua.
Buku ini menceritakan pertemuan Nina dengan Anak-anak Hujan saat terjebak banjir di kota, mengangkat tema persahabatan, harapan, dan keajaiban yang muncul dari peristiwa tak terduga.
Buku ini menceritakan upaya Eyang Semar mendamaikan anak-anak Pandawa dan Kurawa di Hastinapura melalui tiga perlombaan unik yang penuh kejutan, mengangkat tema persahabatan, perdamaian, dan kerja sama meski terdapat perbedaan.