Computer File
Si Buruk Sangke : Asal Mula Bukit Cermin
Buku ini disusun bernuansa Melayu yang mengisahkan kehidupan masyarakat Melayu pada zaman dulu. Diksi dan dialek di dalam buku ini menggunakan ragam dialek Melayu Kepulauan Riau, khususnya yang digunakan oleh masyarakat Kota Tanjungpinang. Bahasa Melayu pada masyarakat Tanjungpinang mengalami perpaduan dialek Melayu, karena Tanjungpinang merupakan pusat perdagangan pada zaman dulu di bawah kekuasaan kerajaan Kesultanan Johor-Riau-Lingga. Oleh karena itu, cerita rakyat ini dikemas dengan menggunakan dialek Melayu di Provinsi Kepulauan Riau dan perpaduan bahasa Melayu dari negara luar seperti dialek Melayu asal Singapura, Johor, Pahang, Selangor Melaka, dan Darussalam.
Buku ini bertujuan untuk menambahkan wawasan anak-anak yang berasal dari daerah ini khususnya dan luar daerah pada umumnya. Penggunaan dialek Melayu dapat menumbuhkembangkan rasa cinta anak- anak akan daerahnya sendiri serta dapat melestarikan bahasa daerah yang ada. Selain itu, cerita rakyat ini dapat memberikan informasi kepada pembaca untuk mengetahui kejadian atau sejarah masa lalu.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain