Ulan, si mobil ambulans, melaju dengan kencang. Ia harus segera mengantar pasien ke rumah sakit. Namun, ternyata banyak hambatan yang dihadapi Ulan selama perjalanan.
Buku ini berisi cerita perjalanan tiga anak petani itu ke sawah. Perjalanan mereka seru karena terhalang oleh pohon pisang, mendapat pisang matang, dan memberi makan monyet denngan pisang. Namun selanjutnya, monyet semakin banyak dan mereka pun harus berlari.
Bagi Bia, memakai kursi roda bukanlah sebuah hambatan. Bisa berjalan-jalan,bukan sekadar angan-angan. Yuk, ikuti perjalanan Bia dan Kai menuju Pantai Jimbaran! Apakah mereka bisa sampai tujuan dengan aman?
Pada malam bulan purnama, Alma sedih. Ayah harus pergi dinas. Ayah baru akan pulang empat minggu lagi.Aduh, empat minggu itu berapa lama? Lalu, apa yang harus Alma lakukan sambil menunggu Ayah kembali?
Ada yang sudah mengenal mata uang Rupiah?Tahukah Adik-Adik, jika di dalam selembar uang kertas terdapat berbagai gambar yang indah?Kali ini kita akan belajar bersama Ara tentang keindahan uang kertas Rp1.000, Rp2.000, dan Rp5.000.Tujuannya agar kita tetap Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah!Yuk, simak kisahnya dalam buku Mengenal Rupiah!
Cimpul dan Kimpul mendapat oleh-oleh sekantung benih. Benih itu mereka tanam hingga berbuah kacang panjang yang sangat panjang. Namun, Cimpul dan Kimpul tidak dapat bersepakat mengenai kacang panjang siapa yang lebih panjang. Bagaimana, ya, cara Cimpul dan Kimpul menyelesaikan perdebatan mereka?
Moni sangat senang karena panen pisangnya sangat banyak. Pada saat yang sama, Moni juga merasa bingung. Apa yang harus dilakukannya dengan pisang sebanyak itu? Apakah Moni memakan semua pisang itu? Dapatkah Moni menghabiskannya atau Moni membagikan pisang-pisang itu? Yuk, kita baca saja ceritanya, yuk.
Didi, Syifa, dan Ipung terpilih dalam satu kelompok tugas mendongeng. Mereka ingin menampilkan dongeng dengan tokoh perwayangan. Mereka pun berdiskusi untuk membuat wayang. Sebagian bahannya dari bahan kartun manila punya ayah Didi. Sisanya harus dibeli. Didi mendapat tanggung jawab untuk berbelanja. Teryata, Didi pintar menawar. Uang urunan ada sisanya. Didi falau melihat uang kembalian itu. A…
Miki senang berteman dengan Anya. Permainan ketipung Anya sungguh hebat. Namun, suatu hari Anya mendadak meninggalkan Miki. Anya tak datang lagi ke tempat mereka biasa bermain bersama. Apa yang terjadi? Haruskah Miki mencarinya? Ayo, kita cari tahu dengan membaca buku ini bersama-sama!
Nana punya kegiatan rutin dengan Lita. Seminggu sekali, Nana membacakan cerita untuk Lita. Suatu saat, Lita harus mengikuti Bundanya pergi selama sebulan. Lita sedih tidak dapat mendengar dongeng Nana. Tentu saja Nana tidak ingin sahabatnya sedih. Namun, dia tidak dapat begitu saja meminjamkan buku cerita fabelnya kepada Lita. Berbagai cara dilakukan Nana agar Lita dapat menikmati buku cerita f…
Arun terbiasa hidup di lautan. Saat Bapak menyiapkan perbekalan, Arun ikut ke daratan. Arun ingin ikut kegiatan anak-anak di sana. Namun sayangnya,keluarga Arun harus segera pergi ke laut lagi. Arun membuat taktik supaya Bapak menunda pergi. Apakah taktik Arun berhasil? Ikuti cerita Arun di dalam buku ini!
Dayu dan teman-temannya sedang bermain di taman. Di sana mereka berkenalan dengan Edo dan orang tuanya. Namun, Dayu melihat Edo seperti sedang ketakutan. Padahal, orang tuanya sangat ramah. Bahkan, mereka membagikan permen kepada teman-teman Dayu. Gerak-gerik Edo juga terlihat aneh. Dia seperti sedang memberi kode kepada Dayu. Tunggu, ada apa, ya?
Apakah kalian punya kolam di rumah?Bagaimana jika kalian memelihara ikan di kolam,jumlah ikannya makin hari makin berkurang?Kalian tentu panik, bukan? Tentu banyak pertanyaanyang muncul di dalam pikiran.Ke mana ikannya menghilang?Kalian tentu menduga-duga, apakah mati?Apakah dimakan kucing? Ataukah, dimakan burung?Temukan jawabannya di buku ini!
Beru bertubuh besar dan menakutkan.Ia suka merampas makanan hewan-hewan lain.Namun, sudah cukup!Semua hewan sudah tidak tahan lagi.Beru haruslah dihentikan.
Artha bermimpi memiliki ponsel baru, tetapi tabungannya justru habis. Buku ini mengajak pembaca ikut membantu Artha merencanakan keuangan, memanfaatkan produk perbankan, hingga berinvestasi agar mimpinya terwujud.
Buku ini menceritakan siklus kehidupan buah kelapa, mulai dari jatuh, terbawa air, tumbuh menjadi pohon baru, hingga dimanfaatkan manusia dan semut, mengajarkan pembaca tentang alam, pertumbuhan, dan keterkaitan makhluk hidup
Halo anak Indonsia yang hebat! kita akan membaca kisah hidup dua belas pahlawan yang ada di uang rupiah dalam buku ini.. Kita pun akan mengetahui keteladanan, keistimewaan, dan sisi unik dari mereka. Banyak sikap para pahlawan yang dapat dijadikan contoh dan teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Nah, pernahkah kamu mengkhayal menjadi tokoh dari cerita yang sedang kamu baca? Coba deh, sekali-sekali melakukannya. Aktivitas membaca pun jadi lebih seru. Bagaimana rasanya sampai tersedot masuk kedalam buku cerita? Kamu bisa ikut merasa gembira, sedih, atau juga tegang seperti Aletta. Aletta mengalaminya. la terjebak di dalam buku yang menyeramkan. Monster di mana-mana. Semua mengejar Alet…
Tia memiliki teman baru bernama Naya. Tia dan Naya sama-sama manis, sama-sama pintar, tetapi mereka memiliki kebiasaan yang berbeda. Kebiasaan Tia sering membuat jengkel ibunya, padahal sudah berulang kali diberi tahu, tetapi Tia tidak berubah juga. Sementara itu, Naya memiliki kebiasaan yang menyenangkan dan Tia pun mengakui, kebiasaan Naya itu membuatnya diam-diam ingin seperti diri Naya. Ya,…
Perkenalkan Magai, anak perempuan dari Kampung Asei, Sentani, Papua. Ia suka membaca dan mendengarkan cerita. Magai sangat suka mendengarkan cerita Mama. Uniknya, Magai juga suka menggambarkan cerita pada lembaran tapa. Tapa adalah kertas tradisional dari kulit kayu. Tapa cerita selalu membuat Magai gembira. Beragam cerita dapat menghibur, memberi kebahagiaan, menambah sahabat pula. Begitulah …