Ayah Yasmin terluka. Ayah Yasmin harus banyak tidur agar lukanya lekas sembuh. Apa yang dilakukan Yasmin untuk menjaga ketenangan di rumahnya? Berhasilkan Yasmin meminta dua adik kembarnya untuk tetap tenang?
Didi baru pindah rumah. Dia belum memiliki teman. Bola kesayangannya menjadi teman bermainnya.Ketika bola itu hilang, Didi berusaha mencari. Didi melihat seorang anak sebayanya yang sibuk memperbaiki sepedanya. Dia menyapa anak itu untuk menanyakan bolanya yang hilang. Akantetapi, anak itu diam saja. Ada apa dengan anak itu? Mengapa dia diam saja? Sombongkah dia? Yuk, cari tahu kelanjutan cerit…
Danu suka sekali berkunjung ke rumah Bude Darmi. Apalagi Bude Darmi sering menyajikan camilan dan minuman yang lezat. Danu merasa senang dan nyaman. Namun, ketika Danu pulang, dia merasa sebaliknya. Di rumah, dia bingung dan sedih. Orang kesayangannya selalu menyakiti. Bagaimana, ya, seharusnya kasih sayang itu? Akankah Danu menemukan arti kasih sayang? Mari baca cerita Danu selengkapnya!
Binar jadi pendiam dan hilang keceriaannya. Semua gara-gara Paman Jo. Memang, siapa Paman Jo itu? Paman Jo adalah saudara Ibu yang menjemput dan menjaga Binar sepulang sekolah ketika Ibu masih bekerja di kantor. Lalu, apa yang sudah dilakukan Paman Jo, ya? Binar ingin sekali mengatakannya pada Ibu. Namun, Paman Jo bilang itu rahasia. Tetapi, kalau Binar tidak mengatakannya, Binar merasa tid…
Hari baru menandakan misi baru bagiku dan Mas Tio. Dibantu kendaraan spesial Mas Tio, kami selalu merasa siap menghadapi apa pun! Duh, tapi misi hari ini tampak berat. Bisakah kami menyelesaikan semuanya?
Bolpoin yang kupinjam dari Naya tiba-tiba hilang! Tentu saja Naya marah besar, soalnya itu bolpoin kesayangannya. Aku sudah meminta maaf, tapi Naya tidak mau memaafkan. Tentu saja aku bingung. Aku membuntuti Naya hingga pulang sekolah. Aku merasa bersalah dan masih menunggu maafnya. Aku sudah mengatakan akan menggantinya, tapi Naya terlanjur marah.Di parkiran sekolah aku melihat Naya kebingun…
Rahayu ingin mengembalikan payung Bu Lurah. Di jalan, dia bertemu Nenek Sayur. Nenek Sayur ingin melihat payung itu. Rahayu tidak mau. Rahayu berlari meninggalkan Nenek Sayur.Di belokan, Rahayu bertemu Sinta. Sinta ingin melihat payung itu.Rahayu juga tidak mau. Rahayu jadi bingung.Ada apa dengan payung itu?Sebenarnya payung siapa itu?
Odang, Kulut, dan Iting sama-sama bingung!Mengapa tidak? Odang meluncur mundur, Kulut melaju ke depan,sedangkan Iting berlari ke samping.Bagaimana caranya bisa bergerak ke arah yang sama?Alhasil, Odang mendapat ide sehingga ketiganya bisameluncur satu arah ke tempat yang mereka tuju.
Buku ini bercerita tentang Ibal dan Arul. Ibal memunyai teman yang istimewa. Teman Ibal tersebut adalah Arul. Arul adalah penyandang sindrom Down. Arul tidak mampu berbicara seperti kalian. Arul berbicara melalui gerakan dan simbol saja. Namun, Arul sangat suka dengan merpati. Ibal dan Arul selalu bersama mengejar merpati di gang rumah mereka. Ibal dan Arul tidak pernah berhasil menangkap merpa…
Ada yang sudah mengenal mata uang Rupiah?Tahukah Adik-Adik, jika di dalam selembar uang kertas terdapat berbagai gambar yang indah?Kali ini kita akan belajar bersama Ara tentang keindahan uang kertas Rp1.000, Rp2.000, dan Rp5.000.Tujuannya agar kita tetap Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah!Yuk, simak kisahnya dalam buku Mengenal Rupiah!
Sebentar lagi Maimun berulang tahun. Ia sudah menyiapkan daftar hadiah. Tapi, kakek malah memberinya pohon timun. Kira-kira, apa, ya, yang dilakukan Maimun pada pohon timun itu?
Ini hari libur! Dero si Kuda Sumba ingin beristirahat dan bersantai seharian. Namun, Dero selalu gagal melakukannya.Teman-temannya serta Pak Ben terus meminta tolong Dero untuk mengantar. Dero jadi sangat kelelahan. Mou Sapi meminta Dero untuk menolak jika ada yang meminta tolong lagi. Apa yang dilakukan Dero? Simak kisahnya dalam buku ini, yuk!
Hani ikut Samuel, sepupunya, untuk mengambil buah kenari. Di tengah perjalanan, mereka bertemu Zaki dan Alwi.Mereka mengajak Hani dan Samuel bermain banjo. Katanya, musim kenari berarti ‘waktunya bermain banjo’.Hani penasaran. Bagaimana cara memainkannya?Apakah dia bisa memenangkan permainan tersebut?
Rumah Lawa telah ditempati oleh Tutu. Lawa bermaksud untuk mencari rumah yang baru. Namun, tidak mudah menemukan rumah baru. Lawa harus menghadapi banyak tantangan. Rumah Tutu ternyata juga kebanjiran. Bagaimana mereka bisa menemukan rumah baru?
Moni sangat senang karena panen pisangnya sangat banyak. Pada saat yang sama, Moni juga merasa bingung. Apa yang harus dilakukannya dengan pisang sebanyak itu? Apakah Moni memakan semua pisang itu? Dapatkah Moni menghabiskannya atau Moni membagikan pisang-pisang itu? Yuk, kita baca saja ceritanya, yuk.
Hara sahabat Ugi. Bagi Ugi, Hara adalah anak yang istimewa. Hara istimewa karena mempunyai cara-cara unik melakukan sesuatu. Mendengarkan getaran, membaca gerak bibir, dan berbahasa isyarat. Yang terpenting bagi Ugi, Hara pandai bermain silat. Mereka berencana ikut lomba Silat Sunda Buhun, bulan depan. Tiba-tiba Hara tidak ingin lagi ikut lomba itu. Hara mengambek. Hara tidak mau latihan lagi…
Tidak ada senyum di Kota Banban. Semua penduduknya tampak kelelahan. Padahal, kota mesin itu sangat indah! Kokit ingin mengembalikan senyum penduduk kota. Namun, Doda khawatir keindahan Kota Banban akan hilang. Bagaimana caranya?
Arum dan teman-teman sekelasnya membuat bubur pedas di sekolah. Oleh ibu guru, Arum diberikan dua buah kantong berisi bubur pedas. Satu untuk Arum dan satu lagi untuk Lala sahabat Arum. Lala tidak masuk sekolah karena sakit. Di tengah perjalanan, Arum terjatuh. Tersisa hanya satu kantong bubur pedas. Kira-kira kepada siapa bubur pedas akan Arum berikan?
Dayu dan teman-temannya sedang bermain di taman. Di sana mereka berkenalan dengan Edo dan orang tuanya. Namun, Dayu melihat Edo seperti sedang ketakutan. Padahal, orang tuanya sangat ramah. Bahkan, mereka membagikan permen kepada teman-teman Dayu. Gerak-gerik Edo juga terlihat aneh. Dia seperti sedang memberi kode kepada Dayu. Tunggu, ada apa, ya?
Sena mempunyai seorang kakak bernama Kak Raka. Kata Papa dan Mama, Kak Raka itu spesial. Dari dulu, Sena merasakan Kak Raka lebih disayang dan diperhatikan oleh Papa dan Mama. Kalau begitu, sepertinya menjadi spesial itu lebih enak. Sena pun juga mau disayang oleh Papa dan Mama. Dia juga ingin jadi spesial seperti Kak Raka. Selamat membaca curahan hati Sena tentang Kak Raka, ya. Semoga kalian s…