Pernahkah kamu mengirim pesan kepada temanmu dengan pesawat kertas? Itulah yang dilakukan Danar saat berkenalan dengan Dikta karena ia memiliki rahasia. Apa ya rahasia Danar? Bagaimana jika Dikta tahu rahasia Danar? Yuk, baca kisah Danar dan Dikta dalam cerita Pesawat Kertas Persahabatan.
Puspa sakit hati. Itu karena teman-teman memanggilnya dengan sebutan yang sangat tidak disukainya.Apa yang dilakukan Puspa kemudian? Berhasilkah dia membuat teman-teman memanggil namanya dengan benar?
Keno anak autis yang senang membariskan mainannya. Dia harus menghindari beberapa jenis bahan makanan, termasuk makanan dari tepung terigu, seperti kue donat. Dia sering mendengar suara penjual donat.Saat Kak Mira membeli dan memakan donat, Keno ingin tahu rasa donat. Dia minta kepada Kak Mira, tetapi malah dilarang makan donat. Keno minta kepada Ibu, tetapi Ibu malah mengajak Keno membuat dona…
Awang dan Tuk Bat adalah orang Laut yang tinggal di kampung Kudinpar, Bangka Belitung. Meski tinggal di dekat laut, Awang sering bertanya kepada Atuk tentang kehidupan orang suku Laut zaman dahulu. Apakah di laut ada gajah yang bisa berenang seperti cerita Atuk?Yuk, ikuti petualangan Awang bersama Atuk di Kampung Kudinpar, Bangka Belitung!
Uang Yayo akan cukup untukmembeli sepatu. Namun, ia dipecat dari pekerjaannya. Ia memang melakukankesalahan. Yayo belum menemukan pekerjaan lagi. Pemilikkebun lain tidak mau mempekerjakannya. Yayo harusmencari akal. Berhasilkah ia mendapat uang untukmembeli sepatu?
Cerita ini mengisahkan Cila yang sibuk bermain hingga menahan pipis terlalu lama. Karena ragu dan takut ayamnya datang lagi, ia terlambat ke kamar mandi dan mengompol. Namun Cila tidak panik; ia membersihkan diri dan belajar pentingnya pergi ke toilet tepat waktu.
Seorang anak penasaran mengapa beberapa bagian tubuh berjumlah dua, sedangkan hidung hanya satu. Melalui pengamatan sederhana dan rasa ingin tahu yang tinggi, cerita ini membantu anak memahami tubuh manusia dengan cara lucu dan mudah dipahami.
Buku Copot Dulu karya Saptorini menceritakan pengalaman seorang anak yang belajar tentang kemandirian dan keberanian saat menghadapi situasi yang menegangkan. Dengan gaya bercerita yang hangat dan ilustrasi yang menarik, buku ini mengajarkan nilai kesabaran serta pentingnya mengikuti arahan orang dewasa dengan cara yang menyenangkan bagi anak-anak.
Buku Bolu Makadamia karya Sri Widyowati Kinasih mengisahkan petualangan seorang anak yang belajar arti berbagi dan kerja keras melalui pengalaman membuat bolu makadamia. Cerita ini mengajarkan nilai ketekunan, kebersamaan, serta kecintaan terhadap makanan tradisional yang dibuat dengan penuh kasih. Dengan ilustrasi yang hangat, buku ini menginspirasi anak-anak untuk menghargai proses dan berbag…
Buku Bermain Pasir menceritakan keceriaan anak-anak saat bermain dan berkreasi dengan pasir. Melalui kegiatan sederhana ini, pembaca diajak memahami makna kebersamaan, imajinasi, dan kegembiraan dalam bermain. Cerita ini menumbuhkan kreativitas serta mengajarkan pentingnya menghargai proses dalam setiap permainan.
Buku Aku Penjaga Hebat menceritakan seekor anjing yang setia dan berani dalam menjaga rumah serta melindungi keluarganya. Melalui kisah sederhana namun hangat ini, pembaca diajak memahami makna tanggung jawab, kesetiaan, dan kasih sayang terhadap hewan peliharaan. Cerita ini mengajarkan bahwa setiap makhluk, sekecil apa pun, dapat menjadi pahlawan dengan caranya sendiri.
Si, gadis pendiam dengan segudang mimpi, dan Bi, siswa berprestasi yang selalu mengejar kesempurnaan, dipertemukan oleh semesta. Meski latar belakang mereka penuh luka dan tantangan, keduanya berkolaborasi untuk meraih mimpi dan menemukan piring kebahagiaan di tengah rintangan hidup.
Faben terpaksa tinggal di Yogya selama dua tahun dan merasa tidak betah. Suatu malam, ia mendengar suara drumben misterius yang konon dimainkan makhluk astral. Siapa pun yang mendengarnya dipercaya akan terikat selamanya di Yogya—sesuatu yang justru paling Faben takuti.
Buku ini menceritakan pengalaman Aura membuat video kegiatan sehari-hari di rumah Bik Nurul di pinggir Sungai Musi, mengenal Ali, dan belajar cara melakukan aktivitas rumah, sekaligus menghadapi tantangan dan keseruan selama proses pembuatan video.
Rumah perahu berdiri kokoh di antara bangunan modern di Kota Bandarlampung. Sayangnya, sejak Bak meninggal empat tahun lalu, kegagahan rumah perahu lambat laun menjadi surut. Rumah tempat tinggal Zul, Muli, dan Mak nyaris saja roboh. Bagaimana perjuangan mereka untuk menyelamatkan rumah tersebut? Apakah Mak merelakan rumah perahu berpindah tangan? Mampukah Zul dan Muli membantu Mak? Buku ini be…
Apakah kalian tahu, banyaknya jumlah penduduk membuat lahan kita semakin sempit? Hal itu menyebabkan kurangnya lahan untuk berkebun. Namun, ada cara menanam yang tak memerlukan lahan luas. Contohnya seperti yang telah dilakukan Elis. Sayuran apa yang kamu suka? Apakah kamu juga suka wortel seperti Elis? Wortel mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan tubuh. Maukah kamu mencoba berkebun di…
Siapa di antara kalian yang suka menabung? Menabung itu banyak manfaatnya. Salah satunya, kalian bisa membeli barang yang kalian butuhkan. Seperti Nubi, anak tunanetra dalam cerita ini yang bisa membeli seruling idamannya. Ayo, mulailah menabung. Kalian bisa menabung uang koin atau uang kertas. Tetap rajin dan semangat, ya!
Mengemas pemahaman antropologi untuk anak-anak sangatlah menarik, apalagi jika mengenal antropologi budaya dilakukan lewat pengalaman mengunjungi suku-suku pedalaman yang ada di negara-negara di Asia Tenggara. Negara-negara di lingkup ASEAN memiliki suku-suku yang beragam, yang bisa jadi memiliki keterkaitan budaya satu dengan yang lain. Yang perlu digarisbawahi adalah pemahaman kita terhadap s…
Hai, Anak-Anak yang ceria. Kapan terakhir kali kalian berlibur? Saat liburan adalah saat melakukan kegiatan yang menyenangkan. Kalian bisa bermain dan bertualang sepuasnya. Buku ini mengisahkan tentang Gita yang berwisata ke Desa Sade di Lombok. Gita bertemu dengan Idah, anak perempuan dari Desa Sade. Gita tak melewatkan kesempatan untuk mengetahui kegiatan Idah sehari-hari. Gita juga bersemang…