Ayah sering lupa hari, dan Yos ingin membantu. Dengan memperhatikan kegiatan setiap hari, Yos belajar mengenali hari dalam seminggu melalui rutinitas keluarga. Cerita ini mengajarkan anak pentingnya memahami waktu dan kebiasaan sehari-hari secara menyenangkan.
Seorang anak penasaran mengapa beberapa bagian tubuh berjumlah dua, sedangkan hidung hanya satu. Melalui pengamatan sederhana dan rasa ingin tahu yang tinggi, cerita ini membantu anak memahami tubuh manusia dengan cara lucu dan mudah dipahami.
Cerita “Sampai Mama Menyala” karya Herni F. Hastutie dengan ilustrasi oleh Sarah Velisa R. mengisahkan tentang Mo, seorang anak yang berusaha memberikan hadiah istimewa untuk ulang tahun ibunya.
Buku Rendang Istimewa menceritakan kisah seorang anak yang membantu ibunya memasak rendang untuk acara istimewa di kampungnya. Melalui proses memasak yang penuh makna, ia belajar tentang kerja sama, ketekunan, dan kebanggaan terhadap masakan tradisional Indonesia. Cerita ini mengajarkan nilai budaya dan rasa cinta terhadap kuliner Nusantara.
Buku Perpustakaan Luar Biasa menceritakan kisah seorang anak yang menemukan keajaiban dunia melalui buku-buku di perpustakaan sekolahnya. Ia belajar bahwa membaca bukan hanya tentang mencari pengetahuan, tetapi juga menjelajahi imajinasi dan memahami beragam kehidupan. Cerita ini menginspirasi anak-anak untuk mencintai membaca dan menghargai perpustakaan sebagai tempat penuh petualangan dan pen…
Buku Naik Delman menceritakan pengalaman seru seorang anak yang untuk pertama kalinya menaiki delman bersama keluarganya. Dalam perjalanan itu, ia belajar mengenal alat transportasi tradisional, menikmati suasana pedesaan, dan menghargai keindahan budaya Indonesia. Cerita ini mengajak anak-anak untuk mencintai tradisi sambil merasakan kebahagiaan sederhana dari kebersamaan dan petualangan kecil.
Buku Kupu-Kupu Oma bercerita tentang hubungan hangat antara seorang anak dan neneknya yang gemar merawat taman penuh bunga dan kupu-kupu. Melalui kisah ini, anak-anak diajak memahami arti kasih sayang, kenangan, dan keindahan alam. Cerita yang lembut dan ilustrasi penuh warna menghadirkan suasana nostalgia serta mengajarkan pentingnya menjaga alam dan menghargai waktu bersama orang tercinta.
Buku Keranjang Penuh Kelinci menceritakan kisah hangat tentang seorang anak yang menemukan kegembiraan dan kasih sayang melalui pertemanannya dengan kelinci-kelinci lucu. Setiap kelinci memiliki sifat unik yang mengajarkan tentang empati, tanggung jawab, dan cinta terhadap hewan. Melalui ilustrasi yang lembut dan alur yang menyentuh, cerita ini mengajak pembaca anak-anak untuk belajar menyayang…
Buku Ini Milik Siapa? karya Tantra Rahmadia menceritakan tentang rasa ingin tahu dan kejujuran seorang anak ketika menemukan benda yang bukan miliknya. Melalui kisah sederhana namun bermakna ini, anak-anak diajak untuk belajar bertanggung jawab, menghargai hak milik orang lain, serta menumbuhkan sikap jujur sejak dini. Cerita disampaikan dengan bahasa yang ringan dan ilustrasi yang menarik sehi…
Buku Copot Dulu karya Saptorini menceritakan pengalaman seorang anak yang belajar tentang kemandirian dan keberanian saat menghadapi situasi yang menegangkan. Dengan gaya bercerita yang hangat dan ilustrasi yang menarik, buku ini mengajarkan nilai kesabaran serta pentingnya mengikuti arahan orang dewasa dengan cara yang menyenangkan bagi anak-anak.
Buku Copot Dulu karya Witaru Emi menceritakan pengalaman seorang anak yang belajar pentingnya menjaga keselamatan diri dalam kehidupan sehari-hari. Dengan gaya cerita ringan dan ilustrasi yang lucu, kisah ini mengajarkan anak-anak untuk berhati-hati, mendengarkan nasihat orang tua, dan memahami alasan di balik setiap aturan. Cerita ini menghibur sekaligus mendidik, menumbuhkan rasa tanggung jaw…
Buku Bolu Makadamia karya Sri Widyowati Kinasih mengisahkan petualangan seorang anak yang belajar arti berbagi dan kerja keras melalui pengalaman membuat bolu makadamia. Cerita ini mengajarkan nilai ketekunan, kebersamaan, serta kecintaan terhadap makanan tradisional yang dibuat dengan penuh kasih. Dengan ilustrasi yang hangat, buku ini menginspirasi anak-anak untuk menghargai proses dan berbag…
Buku Bagaimana Rasanya mengajak anak-anak mengenal dan memahami berbagai perasaan manusia seperti senang, sedih, marah, dan takut melalui situasi sehari-hari. Dengan bahasa sederhana dan ilustrasi hangat, cerita ini membantu anak belajar mengekspresikan emosi serta menumbuhkan empati terhadap diri sendiri dan orang lain.
Buku Bermain Pasir menceritakan keceriaan anak-anak saat bermain dan berkreasi dengan pasir. Melalui kegiatan sederhana ini, pembaca diajak memahami makna kebersamaan, imajinasi, dan kegembiraan dalam bermain. Cerita ini menumbuhkan kreativitas serta mengajarkan pentingnya menghargai proses dalam setiap permainan.
Buku Apakah Kamu Suka mengajak anak-anak mengenal berbagai hal sederhana di sekitar mereka melalui pertanyaan-pertanyaan penuh rasa ingin tahu. Dengan ilustrasi yang cerah dan bahasa yang ringan, cerita ini menumbuhkan kepekaan, rasa syukur, serta semangat untuk menikmati hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari.
Buku Aku Penjaga Hebat menceritakan seekor anjing yang setia dan berani dalam menjaga rumah serta melindungi keluarganya. Melalui kisah sederhana namun hangat ini, pembaca diajak memahami makna tanggung jawab, kesetiaan, dan kasih sayang terhadap hewan peliharaan. Cerita ini mengajarkan bahwa setiap makhluk, sekecil apa pun, dapat menjadi pahlawan dengan caranya sendiri.
Buku ini mengisahkan pengalaman pertama Maria mengikuti tradisi pangkur sagu di Kampung Senegi, Merauke. Melalui kisah gotong royong, persahabatan, dan keceriaan, anak-anak diajak mengenal proses pembuatan sagu serta pentingnya menjaga kebersamaan dalam budaya masyarakat Marind.
Setelah melalui petualangan sebelumnya, kira-kira apa yang terjadi dengan Capintah, ya? Bagaimanakah kelanjutan perjalanan Capintah? Temukan jawabannya dalam buku ini. Ada petualangan lain juga yang pantas untuk disimak.
Wah, dengan apa Osyi membawa wortel hasil panennya nanti? Mengapa tidak ada yang mau meminjami Osyi keranjang? Sementara, ada barakuda pencuri memasuki rumah Fufu padahal Fufu sedang sendirian. Bagaimana ini? Ada pula Bimo yang nekat mengarungi sungai berarus deras. Berhasilkah ia? Hmm..permen adik banyak sekali. Boleh tidak diam-diam Kakak ambil satu? Aduh, santan ini belum mendidih, sedan…
Kutut tiba-tiba saja terlontar ke satu masa, di saat Kasultanan Yogyakarta masih sangat muda. Tahun 1790! Bersama Kakek Menjangan, sosok misterius dari masa lalu, Kutut bertamasya keliling Yogyakarta. Dengan mata kepalanya sendiri, Kutut menyaksikan, juga mengalami, bagaimana kota Yogyakarta pada masa awal berdirinya. Sungguh sebuah perjalanan yang tak akan mudah dilupakan. Melalui cerita berga…