Hore! Pipi, si perahu pelepah pisang, bisa meluncur di air. Tiba-tiba, ada yang datang! Ternyata teman-teman Arga, pemilik Pipi. Mereka juga membawa perahu pelepah pisang seperti Pipi. Katanya, mereka mengajak balapan. Wow, balapan? Apakah Pipi akan ikut balapan bersama teman barunya? Baca ceritanya di buku ini, yuk! Ikuti keseruan Pipi dan teman-temannya.
Ah! Wuri kesal dengan Reno. Anak laki-laki itu selalu iseng menyingkap rok. Wuri tidak suka candaan Reno. Ia akan melaporkan Reno pada wali kelas. Namun, sesuatu terjadi. Hem, bagaimana cara Wuri menghentikan keisengan Reno, ya?
Dalam rangka Hari Anak Nasional, Bu Nina mengajak Mima dan Teman-Temannya mengunjungi panti asuhan. Mereka boleh menampilkan hiburan apa saja yang mereka suka. Wah, Mima jadi bersemangat untuk ikut ambil bagian.Sayangnya, tidak ada yang cocok dengan Mima. Kira-kira, Mima akan menampilkan apa, ya?Ikuti cerita Mima si anak istimewa, yuk!
Komik Rampai menyajikan kisah seru dan kocak tentang Yami, Sinta, Rio, dan Aji yang penuh akal dan aktif dalam keseharian mereka. Dengan jurus-jurus unik, mereka berusaha tampil keren, bugar, sekaligus menghibur pembaca.
Hujan belum berhenti. Tiwi tidak bisa bermain di luar. Apa yang akan dilakukan Tiwi? Apa Tiwi tidur saja seperti Moci? Wa, ternyata banyak hal seru bisa dilakukan tanpa gawai. Jika kalian bermain ponsel, sebaiknya dibatasi, ya. Bermain ponsel secara berlebihan bisa berakibat buruk untuk kesehatan. Buku ini mengajak kalian untuk aktif bergerak, senang berteman dan berbagi, serta belajar dari l…
Ru, si beruang lucu, sering membuang sampah di laci mejanya. Gara-gara perbuatan Ru, kelas menjadi tidak nyaman. Meski teman-teman sudah menegurnya, Ru tidak peduli. Hingga suatu hari, sesuatu terjadi di kelas. Kejadian itu membuat Ru jera. Kira-kira apa yang terjadi, ya? Yuk, ikuti kisah Ru di buku ini.
Bagaimana rasanya mendapat teka-teki? Pasti membuat penasaran, bukan? Sama seperti Endah yang mendapat teka-teki unik dari Kakek Tomo. Endah berusaha memecahkan teka-teki tersebut dengan dibantu Nina. Apakah mereka berhasil? Ada banyak aksara tradisional Nusantara kita. Sebagai generasi muda, kita sudah sepantasnya untuk melestarikan budaya tersebut. Caranya, kita bisa mempelajari berbagai aksa…
Gara-gara ada kedai baru, kedai susu ayah Mida jadi sepi. Bahkan, ayah Mida berencana menutup kedainya. Oh, tidak! Mida tidak mau itu terjadi. Ia pun mencari cara agar kedai ayahnya tidak tutup. Hmm