Artha bermimpi memiliki ponsel baru, tetapi tabungannya justru habis. Buku ini mengajak pembaca ikut membantu Artha merencanakan keuangan, memanfaatkan produk perbankan, hingga berinvestasi agar mimpinya terwujud.
Kika bertekad untuk bisa ikut jalan-jalan perpisahan kelas XII nanti. Ia tidak mau seperti Kakaknya yang tidak jadi ikut acara tersebut karena kendala biaya. Namun, dari mana ia bisa mengumpulkan uang untuk acara penting kelas XII itu nanti? Setelah mencorat-coret opsi yang mungkin, Kika pun membulatkan tekad untuk mulai berbisnis. Ia menganalisis diri dan lingkungannya untuk mengetahui bisnis …
Apakah kalian suka berjalan kaki seperti Bulan dan Sabit? Berjalan kaki setiap pagi di ruang terbuka membuat tubuh kita makin sehat. Kita juga mungkin berjumpa hewan-hewan lucu atau bunga warna-warni yang cantik. Menyenangkan, bukan? Menghirup udara pagi hari, melangkah sambil menari, melompat tinggi ke kanan dan ke kiri, berlari mengejar matahari. Tentu saja kalian harus berhati-hati. Yuk, k…
Anak itu datang lagi! Kali selalu suka melihat anak itu. Apa yang akan dia lakukan hari ini? Oh, ya. Anak dalam cerita ini berkebutuhan khusus. Dia anak dengan sindrom Down. Dia ceria dan senang bermain. Semoga kalian suka cerita ini, ya.
Hujan belum berhenti. Tiwi tidak bisa bermain di luar. Apa yang akan dilakukan Tiwi? Apa Tiwi tidur saja seperti Moci? Wa, ternyata banyak hal seru bisa dilakukan tanpa gawai. Jika kalian bermain ponsel, sebaiknya dibatasi, ya. Bermain ponsel secara berlebihan bisa berakibat buruk untuk kesehatan. Buku ini mengajak kalian untuk aktif bergerak, senang berteman dan berbagi, serta belajar dari l…
Sipet suka menabung kacang. Sayangnya, Sipet tidak suka merapikan rumahnya. Sipet mengumpulkan kacang tersebut untuk persediaan. Namun, kacang Sipet hilang! Di mana kacang Sipet?
Wah, dengan apa Osyi membawa wortel hasil panennya nanti? Mengapa tidak ada yang mau meminjami Osyi keranjang? Sementara, ada barakuda pencuri memasuki rumah Fufu padahal Fufu sedang sendirian. Bagaimana ini? Ada pula Bimo yang nekat mengarungi sungai berarus deras. Berhasilkah ia? Hmm..permen adik banyak sekali. Boleh tidak diam-diam Kakak ambil satu? Aduh, santan ini belum mendidih, sedan…